Universitas Darunnajah Resmi Buka Program Magister Manajemen Pendidikan Islam Konsentrasi Manajemen Pesantren

Jakarta — Universitas Darunnajah kembali mencatat sejarah penting dalam dunia pendidikan Islam dengan resmi memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MMPI) dengan konsentrasi Manajemen Pesantren yang pertama di dunia. Izin tersebut diberikan langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia berdasarkan SK No. 1451 Tahun 2025.

Penyerahan SK dilakukan secara simbolis di Aula Al-Ghazali, Universitas Darunnajah, Jakarta, pada Kamis (30/10). Momentum bersejarah ini disambut dengan penuh syukur oleh seluruh sivitas akademika sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran universitas berbasis pesantren di tingkat nasional.

Dalam rangka peresmian program magister tersebut, Universitas Darunnajah juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi Manajemen Pesantren di Era Modern: Menjaga Tradisi, Menghadapi Perubahan.” Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari seratus peserta dari kalangan akademisi, praktisi pendidikan, dan pengelola pesantren.

FGD menghadirkan sejumlah narasumber ternama di bidang pendidikan Islam, di antaranya Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si. (Presiden Universitas Darunnajah), K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., dan Dr. Much Hasan Darojat (Rektor Universitas Darunnajah). Hadir pula pejabat Kementerian Agama seperti Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., M.Ag., serta tokoh-tokoh pesantren nasional lainnya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., M.Ag., selaku Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, menyampaikan bahwa perguruan tinggi berbasis pesantren memiliki potensi luar biasa dalam menjawab tantangan zaman. “Perguruan tinggi berbasis pesantren memiliki potensi yang sangat besar dalam perkembangannya, salah satunya terjadi di Universitas Darunnajah”. ucap Prof. Askal dalam sambutannya

Sementara itu, Presiden Universitas Darunnajah, Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si., menuturkan bahwa program magister ini dirancang untuk mencetak pemimpin pesantren yang visioner dan adaptif terhadap perkembangan global. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi pesantren dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber yang membahas strategi inovatif dalam pengelolaan pesantren modern. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat terhadap pengembangan manajemen pendidikan Islam di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Universitas Darunnajah berharap program Magister Manajemen Pendidikan Islam dapat menjadi wadah lahirnya generasi pemimpin pesantren yang unggul dan berwawasan luas. Semoga langkah ini membawa keberkahan dan kemajuan bagi dunia pendidikan Islam di Tanah Air.