Bratislava, 5 Agustus 2025 — Setelah menuntaskan kunjungan resmi di Universitas Ummul Quro, Makkah, Presiden Universitas Darunnajah (UDN), Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si. dan Hj. Rizma Ilfi Yahya, M.I.Kom., Darunnajah International Relations Office, melanjutkan agenda perjalanannya ke Bratislava, Slovakia. Kedatangannya disambut secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Slovakia, R. Pribadi Sutiono, SS, MA, PhD, di Wisma Duta Besar.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya memperluas jejaring internasional UDN dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam moderat. Sebelumnya, Kyai Sofwan telah memperkuat hubungan kerja sama dengan Universitas Ummul Quro dalam bidang pelatihan pengajaran bahasa Arab, program yang telah berjalan sejak 2009 dan memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kapasitas guru, dosen, dan pimpinan pesantren di Indonesia.
Di Bratislava, Kyai Sofwan mengadakan pertemuan silaturahmi dengan pimpinan Islamic Foundation Cordoba Slovakia, Mohamad Safwan Hasna, di Cordoba Culture Center. Organisasi ini dikenal aktif dalam mempromosikan toleransi, menangkal Islamofobia, serta menjadi pengelola satu-satunya masjid resmi di Slovakia.
Turut hadir didalam pertemuan tersebut Bapak Denny Tri Basuki, Councellor Ekososbud dan Ibu Anggita Gumilar, Sekretaris Pensosbud dari Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Slovakia. Selain itu, Maroš Žofčín, seorang jurnalis sekaligus aktivis antidisriminasi agama, yang juga tergabung dalam Islamic Foundation Slovakia. Diskusi yang berlangsung hangat menyoroti pentingnya dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan kontekstual, khususnya di tengah tantangan yang dihadapi komunitas Muslim minoritas di Eropa Tengah.

Kyai Sofwan juga memaparkan konsep pendidikan integratif yang diterapkan di UDN—menggabungkan nilai-nilai Islam dengan kurikulum modern berbasis pesantren wakaf. Sementara itu, Safwan Hasna menekankan pentingnya kolaborasi lintas agama untuk menghadapi tantangan Islamofobia yang kian meningkat.
Kunjungan ini membuka peluang kerja sama antara Universitas Darunnajah dan komunitas Muslim di Eropa dalam bentuk pengembangan materi dakwah kontekstual, program pertukaran pendidikan, serta kolaborasi lintas budaya yang lebih erat. Hal ini sejalan dengan visi UDN sebagai pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan kewirausahaan berbasis pesantren yang memberi kontribusi luas bagi umat dan bangsa.